Anak Seorang Wanita yang Terkena Li’an Tidak Dapat Mewarisi Wala’.

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

عَنْ طَاوُسٍ قَالَ لَا تَرِثُ النِّسَاءُ مِنْ الْوَلَاءِ إِلَّا مَا أَعْتَقْنَ أَوْ أَعْتَقَ مَنْ أَعْتَقْنَ

“dari Thawus ia berkata; Kaum perempuan tidak mewarisi wala` kecuali mereka yang memberi janji pemerdekaan atau yang memerdekakan.” (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3014)

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ الْوَلَاءُ لُحْمَةٌ كَلُحْمَةِ النَّسَبِ لَا يُبَاعُ وَلَا يُوهَبُ

“dari Ibrahim ia berkata; Abdullah berkata; Wala` seperti satu keturunan, tidak boleh dijual atau dihibahkan. (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3030)

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

عَنْ الْحَسَنِ قَالَ لَا تَرِثُ النِّسَاءُ مِنْ الْوَلَاءِ إِلَّا مَا أَعْتَقْنَ أَوْ أَعْتَقَ مَنْ أَعْتَقْنَ إِلَّا الْمُلَاعَنَةُ فَإِنَّهَا تَرِثُ مَنْ أَعْتَقَ ابْنُهَا وَالَّذِي انْتَفَى مِنْهُ أَبُوهُ

“dari Al Hasan ia berkata; Kaum perempuan tidak dapat mewarisi wala` kecuali jika mereka yang memerdekakan atau ia memerdekakan siapa yang mereka merdekakan kecuali anak seorang wanita yang terkena li’an, maka perempuan itu dapat mewarisi orang yang memerdekakan anaknya dan orang yang tidak diakui oleh ayahnya. (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3018)

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ أَنَّهُمْ قَالُوا لَا تَرِثُ النِّسَاءُ مِنْ الْوَلَاءِ إِلَّا مَا أَعْتَقْنَ أَوْ كَاتَبْنَ

“dari Sulaiman bin Yasar bahwa mereka berkata; Kaum perempuan tidak dapat mewarisi wala` kecuali jika mereka yang memerdekakan atau yang memberi janji pemerdekaan. (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3017)

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

عَنْ عُمَرَ وَعَلِيٍّ وَزَيْدٍ أَنَّهُمْ قَالُوا الْوَلَاءُ لِلْكُبْرِ وَلَا يَرِثُونَ النِّسَاءَ مِنْ الْوَلَاءِ إِلَّا مَا أَعْتَقْنَ أَوْ كَاتَبْن

“dari Umar, Ali dan Zaid bahwa mereka berkata; Wala` untuk yang lebih tua. Mereka tidak mewariskan wala` kepada kaum perempuan kecuali jika mereka memerdekakan atau memberi janji pemerdekaan.” (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3016)

Tema Artikel yang Senada:

Kaum Perempuan Tidak Mewarisi Wala` Kecuali Mereka yang Memberi Janji Kemerdekaan.

Kaum Perempuan Tidak Mewarisi Perwalian Kecuali Mereka yang Memberi Janji Kemerdekaan.

Pengertian Hak Waris Wala’ dalam Islam.

Pengertian Wala’ dalam Islam.

Hukum Hak Waris Budak Atau Wala’ dalam Islam.

Wala’ Seperti Satu Keturunan.

Wala’ Tidak Boleh Dijual.

Wala’ Tidak Boleh Dihibahkan.

Anak Seorang Wanita yang Terkena Li’an Tidak Dapat Mewarisi Wala’.

Kaum Perempuan Tidak Dapat Mewarisi Wala’ Kecuali Jika Mereka yang Memerdekakannya.

Wala’ Itu Untuk yang Lebih Tua.

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke