Dalil Tentang Mengangkat Kedua Tangan Saat Takbiratul Ihram dalam Shalat%

Diriwayatkan dalam sebuah Hadits berikut,

عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا كَبَّرَ وَإِذَا رَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ حَتَّى يَبْلُغَ بِهِمَا فُرُوعَ أُذُنَيْهِ

“Dari Malik bin Al Huwairits dia berkata; “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir, ruku’, dan ketika mengangkat kepalanya dari ruku’ (i’tidal) hingga mencapai kedua ujung telinganya.” (Hadits Riwayat Abu Daud Nomor 636)

Diriwayatkan dalam sebuah Hadits berikut,

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَتَحَ التَّكْبِيرَ فِي الصَّلَاةِ فَرَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ يُكَبِّرُ حَتَّى يَجْعَلَهُمَا حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا كَبَّرَ لِلرُّكُوعِ فَعَلَ مِثْلَهُ

“Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhuma berkata , “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memulai shalat dengan bertakbir. Beliau mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir hingga meletakkan kedua tangannya sejajar dengan pundaknya. Ketika takbir untuk rukuk beliau juga melakukan seperti itu.” (Hadits Riwayat Bukhari Nomor 696)

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke