Pemaaf Akan Mendapat Ampunan.

Sungguh beruntung mereka yang mudah memaafkan, sebab barangsiapa yang mudah memaafkan niscaya Allah akan memaafkan kesalahan-kesalahannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا قَدِيرًا

“Atau (jika engkau) memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa” (QS An-Nisaa : 149)

Disamping ayat tersebut diatas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, juga telah bersabda dalam haditsnya:

 عن البراء قال قال رسول الله صلى اللهم عليه وسلم ما من مسلمين يلتقيان فيتصافحان إلا غفر لهما قبل أن يفترقا

“Setiap dua orang muslim bertemu dan berjabat tangan niscaya diampunkan dosa keduanya

Dan barang siapa yang memaafkan saudaranya maka Allahpun akan mengampuni dan membersihkan dosa-dosanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (Surat An-Nur Ayat 22)

Ayat tersebut turun berawal dari sikap sahabat Abu Bakar as-shiddiq, yang sempat bersumpah untuk tidak memaafkan kesalahan Misthah bin Utsatsah dan tak lagi memberi nafkah kepadanya untuk selamanya, karena dianggap telah menuduh putri tercintanya, Aisyah radliallahu ‘anha, yang juga istri Rasulullan shallallahu ‘alaihi wasallam, berzina.

Baca Selengkapnya; Keutamaan Memaafkan

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke