Penjelasan Hadits Riwayat Darimi Nomor 3030.

عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ الْوَلَاءُ لُحْمَةٌ كَلُحْمَةِ النَّسَبِ لَا يُبَاعُ وَلَا يُوهَبُ

“dari Ibrahim(4) ia berkata; Abdullah(5) berkata; Wala` seperti satu keturunan, tidak boleh dijual atau dihibahkan.” (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3030)

Tema Artikel yang Senada:

Wala’ Seperti Satu Keturunan.

Wala’ Tidak Boleh Dijual.

Wala’ Tidak Boleh Dihibahkan.

Pengertian Hak Waris Wala’ dalam Islam.

Pengertian Wala’ dalam Islam.

Hukum Hak Waris Budak Atau Wala’ dalam Islam.

Redaksi Hadits Utuh:

Hadits Riwayat Darimi Nomor 3030

 حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ الْوَلَاءُ لُحْمَةٌ كَلُحْمَةِ النَّسَبِ لَا يُبَاعُ وَلَا يُوهَبُ

Telah menceritakan kepada kami Ja’far bin ‘Aun(1) dari Sa’id(2) dari Abu Ma’syar(3) dari Ibrahim(4) ia berkata; Abdullah(5) berkata; Wala` seperti satu keturunan, tidak boleh dijual atau dihibahkan. (Hadits Riwayat Darimi Nomor 3030)

Hadits-hadits Semakna:

Perawi:

(1) Ja’far bin ‘Aun bin Ja’far bin ‘Amru bin Huraits, Abu ‘Aun, Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.

(2) Sa’id bin Abi ‘Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al ‘Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi’in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.

(3) Ziyad bin Kulaib, At Tamimiy Al Hanzhaliy, Abu Ma’syar, Tabi’in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 120 H, hidup di Kufah.

(4) Ibrahim bin Yazid bin Qays, An Nakha’iy, Abu ‘Imrah, Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 96 H, hidup di Kufah.

(5) Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu ‘Abdur Rahman, Ibnu Ummi ‘Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Dihimpun oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke