Penjelasan Hadits Riwayat Ibnu Majah Nomor 2331.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنْ لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memutuskan bahwa tidak boleh berbuat madlarat dan hal yang menimbulkan madlarat.” (Hadits Riwayat bnu Majah Nomor 2331)

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

Sunan Ibnu Majah 2332

Musnad Ahmad 2719

Perawi:

(1) Abdu Rabbih bin Khalid bin ‘Abdul Malik, An Numairiy, Abu Al Mughallis, Tabi’ul Atba’ kalangan tua, wafat tahun 242 H, hidup di Bashrah.

(2) Fudloil bin Sulaiman, An Numairiy, Abu Sulaiman, Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 185 H, hidup di Bashrah.

(3) Musa bin ‘Uqbah bin Abi ‘Ayyasy, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi’in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 141 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(4) Ishaq bin Yahya bin Al Walid, Al Anshariy, Tabi’in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Madinah.

(5) Ubadah bin Ash Shamit bin Qais, Al Anshariy, Abu Al Wlid, Shahabat, wafat tahun 34 H, hidup di Madinah, wafat di Fisa.

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Dihimpun oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke