Penjelasan Hadits Riwayat Tirmidzi Nomor 1961.

Dalam sebuah riwayat Hadits disebutkan,

قَالَتْ الْأَعْرَابُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نَتَدَاوَى قَالَ نَعَمْ يَا عِبَادَ اللَّهِ تَدَاوَوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلَّا وَضَعَ لَهُ شِفَاءً أَوْ قَالَ دَوَاءً إِلَّا دَاءً وَاحِدًا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُوَ قَالَ الْهَرَمُ قَالَ أَبُو عِيسَى وَفِي الْبَاب عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي خُزَامَةَ عَنْ أَبِيهِ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَهَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

“Para orang Arab baduwi berkata, “Wahai Rasulullah, Tidakkah kami ini harus berobat (jika sakit)?” Beliau menjawab: “Iya wahai sekalian hamba Allah, Berobatlah sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit melainkan menciptakan juga obat untuknya kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya, “Penyakit apakah itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Yaitu penyakit tua (pikun).” Abu Isa berkata; Hadits semakna diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Abu Hurairah, Abu Khuzaimah dari bapaknya dan Ibnu Abbas. Dan ini merupakan hadits hasan shahih.” (Hadits Riwayat Tirmidzi Nomor 1961)

Tema Artikel yang Senada:

Tidaklah Allah Menciptakan Penyakit Melainkan Dia Juga Menciptakan Obatnya.

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

Sunan Abu Daud 3357

Musnad Ahmad 17726

Musnad Ahmad 17727

Perawi:

(1) Bisyir bin Mu’adz, Al ‘Aqadiy, Abu Sahal, Tabi’ul Atba’ kalangan tua, wafat tahun 245 H, hidup di Bashrah.

(2) “Wadldloh bin ‘Abdullah, maula Yazid bin ‘Atha'”, Al Yasykuriy Al Wasithiy, Abu ‘Awanah, Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .

(3) Ziyad bin ‘Ilaqah bin Malik, Ats Tsa’labiy, Abu Malik, Tabi’in kalangan pertengahan, wafat tahun 135 H, hidup di Kufah.

(4) Usamah bin Syarik , Ats Tsa’labiy Adz Dzabiyaaniy, Shahabat, hidup di Kufah.

Bagikan Artikel Ini Ke