Ucapan dan Doa Saat Mendengar Kematian Seseorang Sesuai Sunnah

Kumpulan Doa dan Ucapan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Seseorang Sesuai Sunnah

 

Kematian adalah hal yang pasti terjadi pada setiap manusia. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati” (QS Alu Imran : 185)

Ucapan belasungkawa secara umum hampir sama dengan ucapan turut berduka cita. Biasanya ucapan seperti ini ditujukan kepada orang yang tertimpa musibah, baik bencana maupun meninggal dunia. Memberikan ucapan belasungkawa pada keluarga, kerabat, maupun orang terdekat yang mengalami musibah merupakan salah satu bentuk kepedulian kita kepada mereka.

Dan sudah menjadi tabiat manusia ikut bersedih ketika mendengar kematian seseorang. Agar kesedihan kita tidak menjadi sia-sia dan tetap mengandung pahala. Berikut beberapa jenis doa manakala mendengar berita kematian;

Doa Saat Mendengar Kabar Kematian,

Ketika mendengar kabar kematian, maka hendaklah mengucapkan berdoa yang dicantumkan Imam an-Nawawi dalam kitabnya al-adzkaar,

إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ، اللهم اكْتُبْهُ عِنْدَكَ فِي المُحْسِنِيْنَ، وَاجْعَلْ كِتَابَه فِي عِلِّيِّيْنَ، وَاخْلُفْهُ فِي أَهْلِهِ فِي الغَابِرِيْنَ، وَلاَتَحْرِمنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un, wa inna ilaa rabbina lamunqalibuun, allahummaktubhu ‘indaka fiil muhsinin, waj’al kitaabahu fii ‘illiyyiin, wakhlufhu fii ahlihi fil ghaabirin, wa laa tahrimnaa ajrohu walaa taftinnaa ba’dahu.

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Dan sesungguhnya kepada tuhan kamilah kami kembali. Ya Allah, tuliskanlah ia di sisi-Mu termasuk golongan orang-orang yang baik. Jadikanlah catatannya di ‘illiyyin. Berikanlah ganti kepada keluarga yang ditinggalkan. Janganlah engkau haramkan bagi kami pahalanya dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya.”

Doa Saat Salah Satu Keluarga Atau Kerabat Kita Meninggal Dunia,

Apabila salah satu dari keluarga terdekat kita wafat atau meninggal dunia, baca doa berikut:

إنَّا ِللهِ وإنَّا إلَيْهِ رَاجِعُوْن الَلهُمَّ عِنْدَكَ أَحْتَسِبُ مُصِيْبَتي فَأجِرْنِي ِفيها وَأَبْدِلْني ِمنْها خَيرًا

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahumma ‘indaka ahtasibu musibati fa ajirni fiha wa abdilni minha khaira

“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami kembali. Ya Allah aku pasrah padaMu atas musibah ini, maka berilah aku pahala dan gantilah dengan yang lebih baik.

Doa Untuk Keluarga Yang Ditinggal Saat Takziyah

Salah satu tujuan takziyah adalah memberi nasehat kesabaran bagi yang ditinggalkan dan untuk mendoakan bagi mereka.

Dengan mendoakan mereka, mereka akan lebih terdorong untuk sabar dan ikhlas. Dengan berdoa, niscaya Allah akan memberi pertolongan kepada mereka.

إِنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ، وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى…فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ

Inna Lillahi Maa Akhozha, walahu Maa A’thoo Wakullu Syai’in ‘Indahu Bi Ajalain Musamma… Faltashbir Walatahtasib.

“Sesungguhnya bagi Allah, apa yang Dia ambil dan bagi-Nya juga apa yang Dia berikan. Segala sesuatu bagi-Nya ada memiliki masa-masa yang telah ditetapkan, hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bacaan Doa di Sisi Jenazah

Redaksi untuk Laki-laki

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘aafihii wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’mad kholahu ,waghsilhu bil maa’i wats salju walbaradi, wa naqqihii, minadz dzunubi wal khathaya kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaroo khoiron min daarihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min adzabil qobri wa min ‘adzaa binnaar.

“Ya Allah, ampunilah ia, kasihanilah ia, berilah ia kekuatan, maafkanlah ia, dan tempatkan di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia). Berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka.” (HR. Muslim).

Redaksi untuk Perempuan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَها وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهَا، وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضُ مِنَ لدَّنَسِ. وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيِرًا مِنْ دَارِهَا، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا، وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَا بِ الْقَبْرِ أَوْمِنْ عَذَابِ النَّرِ

Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa ‘aafihaa wa’fu ‘anhaa, wa akrim nuzuulahaa wawassi’ mad kholahaa ,waghsilhaa bil maai wats salji wal barodi, wa naqqihaa, minadz dzunubi wal khothooyaa kamaa naqqoits tsaubal abyadhu minad danas. Wabdilha daarool khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa, wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min adzabil qobrii au min ‘adzaa binnaar.

“Ya Allah, ampunilah ia, kasihanilah ia, berilah ia kekuatan, maafkanlah ia, dan tempatkan di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia). Berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka.” (HR. Muslim).

Redaksi untuk Banyak Jenazah

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَعْفُ عَنْهُمْ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُمْ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُمْ، وَاغْسِلْهُمْ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِمْ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضُ مِنَ لدَّنَسِ. وَأَبْدِلْهُمْ دَارًا خَيِرًا مِنْ دَارِهِمْ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِمْ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِمْ، وَأَدْخِلْهُمْ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُمْ مِنْ عَذَا بِ الْقَبْرِ أَوْمِنْ عَذَابِ النَّرِ

Allahummaghfirlahum warhamhum wa ‘aafihim wa’fu ‘anhum, wa akrim nuzuulahum wawassi’ mad kholahum, waghsilhum bil maai wats salji wal barodi, wa naqqihim, minadz dzunubi wal khothooyaa kamaa naqqoits tsaubal abyadhu minad danas. Wabdilhum daarool khoiron min daarihim wa ahlan khoiron min ahlihim wa zaujan khoiron min zaujihim, wa adkhilhum jannata wa a’idzhum min adzabil qobrii au min ‘adzaa binnaar.

“Ya Allah, ampunilah mereka, kasihanilah mereka, berilah mereka kekuatan, maafkanlah mereka, dan tempatkan di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburan mereka, mandikan mereka dengan air salju dan air es. Bersihkan mereka dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumah mereka (di dunia). Berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka.” (HR. Muslim).

Bacaan Doa Jenazah Untuk Anak Kecil

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ فَرَطًا وَذُخْرًا لِوَالِدَيْهِ، وَشَفِيْعًا مُجَابًا

“Ya Allah, jadikanlah kematian anak ini sebagai simpanan pahala kedua orang tuanya dan pemberi syafaat yang dikabulkan doanya.” (HR. Baghawi, Abdurarrazzaq, dan Bukhari).

Doa Setelah Jenazah Dimakamkan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ

Allaahummaghfir lahu, Allaahumma tsabbit-hu

“Ya Allah ampunilah ia, ya Allah teguhkanlah ia (dengan kalimat shahadat).”

Doa Untuk Keluarga Yang Ditinggal Saat Berta’ziyah;

Apabila kita ta’ziyah atau mengunjungi orang yang wafat, maka baca doa berikut saat bertemu dengan tuan rumah atau keluarga yang ditinggalkan (yang tertimpa musibah):

أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأحْسَنَ عَزَائَكَ وغَفَرَ ِلمَيِّتِكَ

A’dzamaallahu ajroka wa ahsana ‘aza’aka wa ghafara limayyitika

“Semoga Allah mengagungkan pahalamu, mengindahkan sabarmu dan memaafkan mayitmu.”

Doa Saat Ziyarah Kubur

Saat ziarah ke kuburan, Rasulullah menganjurkan untuk membaca bacaan doa berikut:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى بِكُمْ لَاحِقُوْنَ، نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمْ العَافِيَةِ

Assalamualaikum Ahladdiyar minal mukminin walmuslimin. Wa inna insyaAllah taala bikum lahiqun. Nas’alullaha lana walakum al-afiyah

“Assalamualaikum wahai Ahli Kubur yang muslim dan mukmin. InsyaAllah kami akan bertemua kalian. Kami meminta Allah agar kami dan kalian diberi kesehatan.”

Atau doa dari riwayat Tirmidzi:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُوْرِ، يَغْفِرَ اللهُ لَنَا وَلَكُمْ، أَنْتُمْ سَلَفُنَا وَنَحْنُ بِالْأَثَرِ

Assalamualaikum Ya Ahlal Qubur. Yaghfirullaha lana walakum. Antum salafuna wanahnu bilatsar

“Assalamualaikum wahai Ahli Kubur. Semoa Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian pendahulu kami. Kami akan menyusul.”

20 Ucapan Belasungkawa Turut Berduka Cita dalam Agama Islam. Sumber popbela;

Berikut beberapa contoh ucapan belasungkawa;

Ucapan turut berduka cita Islami untuk keluarga atau kerabat

  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diampuni segala kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah. Dan semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir batin.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita. Segala sesuatu yang bernyawa sudah Allah tetapkan batas waktunya. Maka bersabarlah atas kejadian yang menimpamu ini. Percayalah pasti ada hikmah di balik semua ini.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka atas yang telah terjadi, berharap yang terbaik dan semoga engkau kuat untuk menjalani ini semua. Kami sekeluarga besar turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dari hati yang paling dalam, kami dan keluarga turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Semoga Allah menempatkannya di tempat yang paling indah bersama orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini. Aamiin.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya dan keluarga turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Percayalah pasti Allah akan mempertemukan kalian kembali di surga kelak.

Ucapan belasungkawa Islami untuk sahabat

  • Tak terasa air mataku menetes di hari kepergianmu. Sungguh aku sangat kehilanganmu, engkaulah sahabat terbaikku. Selamat jalan sahabat, semoga amal baikmu menjadi penerang di alam kuburmu.
  • Selamat jalan wahai kawanku, aku sebagai sahabat hanya bisa mendoakan dari sini. Semoga segala doa-doa terbaik yang kupanjatkan dikabulkan oleh Allah. Hanya satu yang bisa aku lakukan saat ini, yakni mengenang dan mendoakanmu.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sahabat kecilku, engkau meninggalkanku begitu cepat. Semua kebersamaan yang pernah kita lewati kini telah menjadi sebuah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Allah.
  • Wahai sahabat terbaikku, meski usiamu masih muda, semangatmu masih membara, cita-citamu begitu tinggi, tetapi Allah lebih sayang kepadamu, Allah rindu denganmu. Selamat jalan sahabatku tersayang. Semoga engkau diberi tempat terbaik di surga-Nya.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kepulanganmu begitu cepat kepada Sang Khalik. Semua kenangan tentangmu akan selalu aku ingat hingga habis usiaku. Di sini aku hanya dapat mendoakanmu agar segala amal baikmu diterima dan semua kesalahanmu diampuni oleh Allah.

Ucapan berduka cita Islami yang memotivasi

  • Sebuah kesedihan yang sedang kita rasakan merupakan sebuah tanda bahwa kita sangat mencintainya. Jangan risau, kini dia sudah tenang dan damai bersama Sang Pencipta. Perpisahan ini hanya sementara, kita akan bertemu kembali dengannya di surga Allah kelak.
  • Aku turut merasakan kesedihan yang engkau rasakan. Ingatlah bahwa semua ini adalah cobaan yang sedang dilimpahkan oleh Allah kepada hamba-Nya yang kuat. Tapi, kesedihan yang datang ini pasti memiliki makna dan percayalah bahwa Allah selalu memberikan jalan terbaik kepadamu.
  • Percayalah semua cobaan yang Allah beri mengandung sebuah hikmah kehidupan. Kita boleh bersedih, tetapi kesedihan itu tak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik dan tidak akan membuat ia yang telah meninggalkan kita kembali lagi.
  • Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk memberi dan mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Segala sesuatu yang ada di dunia ini dibatasi oleh ajal. Semoga engkau diberikan kesabaran dan ketabahan atas kepergian almarhum. Doakanlah agar dapat dipertemukan kembali di surga kelak.
  • Kehilangan seseorang memang membuat hati sangat terpukul, tetapi tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya. Jika kita ikhlas, maka almarhum akan lebih tenang di alam sana. Sesungguhnya kita semua milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali berpulang.

Ucapan belasungkawa Islami singkat

  • Aku turut berduka cita atas meninggalnya orangtuamu. Semoga kamu dan keluarga diberi ketabahan dari peristiwa ini.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Aku turut berduka cita atas kehilangan yang telah menimpamu hari ini.
  • Aku sangat sedih dan berduka cita sedalam-dalamnya. Sungguh, tak ada yang bisa aku katakan saat ini.
  • Semua ini adalah rencana baik dari Allah. Kita harus menerima kepergiannya dengan ketabahan dan hati lapang.
  • Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kini yang bisa kita lakukan sekarang adalah mendoakan dia yang telah pergi meninggalkan kita selamanya.

 

32 Contoh Ucapan Turut Berduka Cita dalam Agama Islam yang Baik dan Benar. Sumber seruni;

Ucapan Duka Cita Islam Sesuai Sunnah

إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ، اللهم اكْتُبْهُ عِنْدَكَ فِي المُحْسِنِيْنَ، وَاجْعَلْ كِتَابَه فِي عِلِّيِّيْنَ، وَاخْلُفْهُ فِي أَهْلِهِ فِي الغَابِرِيْنَ، وَلاَتَحْرِمنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

  1. “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un, wa inna ilaa rabbina lamunqalibuun, allahummaktubhu ‘indaka fiil muhsinin, waj’al kitaabahu fii ‘illiyyiin, wakhlufhu fii ahlihi fil ghaabirin, wa laa tahrimnaa ajrohu walaa taftinnaa ba’dahu.”

Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Dan sesungguhnya kepada tuhan kamilah kami kembali. Ya Allah, tuliskanlah ia di sisi-Mu termasuk golongan orang-orang yang baik. Jadikanlah catatannya di ‘illiyyin. Gantilah ia di keluarganya dari orang-orang yang menginggalkan. Janganlah engkau haramkan bagi kami pahalanya dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya.”

  1. “Hakekatnya hak Allah untuk mengambil sesuatu dan memberi sesuatu kepada umatnya, segala sesuatu yang ada di sisinya dibatasi oleh ajal. Oleh sebab itu bersabarlah karena kepergiannya, dan carilah ridha Allah yang sebesar-besarnya.”
  2. “Ya Allah, hamba mohon ampunilah almarhum, angkatlah derajatnya bersama dengan orang-orang yang memberi petunjuk. Berilah penggantinya terhadap orang-orang yang ditinggalkan sesudahnya. Ampunilah dosa-dosa kami dan juga dia wahai Tuhan kami pemilik pengampunan, seru sekalian alam, lebarkanlah kubrunya dan berikan penerangan di dalam kuburnya. Aamiin.”
  3. “Ya Allah, ampunilah dia dari dosa-dosanya dan berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia dari beberapa hal yang tidak ia sukai di alam sana. Maafkanlah ia dari kesalahan-kesalahannya dan tempatkan ia di tempat yang terbaik, dan juga mulia yaitu surga-Mu. Luaskan pada kuburnya dan mendikan ia dengan air susu salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan yang telah dilakukannya semasa hidup. Aamiin.”

Ucapan Turut Berduka Cita Islam untuk Keluarga atau Kerabat

  1. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita. Segala sesuatu yang bernyawa sudah Allah tetapkan batas waktunya kapan ia akan kembali menghadap sang pencipta. Maka, bersabarlah atas apa yang menimpamu saat ini. Percayalah, di balik ini semua pasti akan ada hikmahnya”
  2. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya dan keluarga turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan Allah berikan ketabahan. Percayalah, Allah pasti akan mempertemukan kalian kembali di surga kelak.”
  3. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dari hati yang paling dalam, kami dan keluarga turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Semoga Allah menempatkannya di tempat yang paling indah bersama dengan orang-orang beriman, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini. Aamiin ya rabbal’alamin.”

Ucapan Belasungkawa untuk Teman

  1. “Selamat jalan teman baikku, mudah-mudahan engkau mendapatkan tempat terindah disisi-Nya, yaitu di surga-Nya yang sangat indah. Aamiin ya rabbal’alamin.”
  2. “Temanku, kepulanganmu menuju sang pencipta sungguh terasa begitu cepat, kebersamaan yang telah kita lalui bersama, kini yang tinggal hanyalah kenangan. Mudah-mudahan segala amal ibadahmu diterima oleh-Nya. Aamiin.”
  3. “Tak terasa air mataku mengalir begitu deras saat kepergiamu. Sungguh aku sangat kehilangamu, engkaulah sahabat terbaikku. Selamat jalan sahabat, semoga amal baikmu menjadi penerang di alam kuburmu. Aamiin.”
  4. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kepulanganmu begitu cepat kepada Sang Khalik. Semua kenangan tentangmu akan selalu aku ingat hingga habis usiaku. Di sini aku hanya dapat mendoakanmu agar segala amal baikmu diterima dan semua kesalahanmu diampuni oleh Allah.”

Ucapan Turut Berduka Cita Islami yang Memotivasi

  1. “Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah suatu hal yang mudah, berat rasanya, sangat terpukul. Namun, tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya. Jika kita ikhlas, maka almarhum akan lebih tenang di alam sana. Sesungguhnya kita semua milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali berpulang.”
  2. “Aku turut merasakan kesedihan yang engkau rasakan. Tapi ingatlah, bahwa semua ini adalah cobaan yang sedang dilimpahkan oleh Allah kepada hamba-Nya yang kuat. Namun, kesedihan yang datang ini, pasti memiliki makna dan percayalah bahwa Allah selalu memberikan jalan terbaik kepadamu.”
  3. “Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk memberi dan mengambil sesutau dari hamba-Nya. Sebab, segala sesuatu tersebut hanyalah sebuah titipan. Semoga engkau diberikan kesabaran dan ketabahan atas kepergian almarhum. Doakan agar dapat dipertemukan kembali di surga-Nya kelak. Aamiin.”

Ucapan Belasungkawa Singkat

  1. “Saya turut berduka cita atas kehilangan yang telah minimpamu hari ini. Saya turut beruka cita, sungguh tak ada yang bisa saya katakan lagi. Saya sangat berduka cita atas semua ini, kamu akan sangat saya rindukan. Kami selalu mendoakanmu di alam sana wahai sahabatku.”
  2. “Saya turut berduka cita atas meninggalnya keluargamu, mudah-mudahn kamu dan keluarga mendapatkan ketabahan atas kejadian ini.”
  3. “Yang telah berlalu biarlah berlalu, yang bisa kita lakukan saat ini adalah mendoakannya agar beliau yang telah berpulang menghadap Sang Khalik tenang di alam sana.”

Ucapan Belasungkawa untuk Tetangga

  1. “Segala mahkluk yang bernyawa akan Allah tetapkan batas waktunya, maka bersabarlah atas segala kejadian yang kini menimpamu. Yakinilah pasti Allah telah menyelipkan hikmak dibalik rasa sedih dan duka. Turut serta berduka cita atas meninggalnnya (sebutkan namanya), mudah-mudahan keluarga yang telah ditinggalkan diberi ketabahan.”
  2. “Saya turut berduka cita atas kepergian (sebutkan namanya), mudah-mudahan ia diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Mudah-mudahan engkau dan keluarga yang kini telah ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima musibah ini. innallaha ma’ashobirin, percayalah sesungguhnya Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar dan bertaqwa.”
  3. “Tabahakan lah hati mu saudaraku, aku tahu ini menjadi hal yang sangat berat bagimu dan seluruh keluargamu. Tapi janganlah berlarut-larut dalam tangismu, ingatlah apa yang selalu diucapkan Rasulullah yang isi pesannya yaitu sesungguhnya mayat itu disiksa karena tangisan dari keluarganya. Yang tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya, maka ikhlaskanlah ia yang telah pergi agar iya bisa tenang di alam sana.”

Ucapan Duka Cita untuk Guru

  1. “Dirimu takkan pernah terdua sampai kapanpun, pengabdianmu sebagai seorang guru sangat berarti. Nasihat dan saran mu selalu mengiringi langkah kami dan kemanapun aku melangkahkan kaki. Engkau telah selayaknya cahaya yang selalu menerangi langkah kami di dalam kegelapan.”
  2. “Kau membagikan ilmu yang sangat berguna, yang bisa kujadikan bekal ketika dewasa kalak. Namun, sayangnya disaat ini engakau telah tiada dan kepergianmu meninggalkan luka yang mendalam bagi kita semua. Setiap tetesan air mata kami mengiringi kepergianmu, aku hanya bisa berdoa agar Tuhan membukakan jalanmu ke surga.”
  3. “Telah sedemikian lama rasanya kita menghabiskan waktu bersama, ikatan guru dan murid seperti ikatan keluarga. Kenangan terindah semasa kau mendidik kami tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku. Jasamu juga akan selalu aku kenang dalam bennak ku, selamat jalan guruku tersayang mudah-mudahan Tuhan selalu menjamu di alam sana.”
  4. “Tiada banyak kata-kata yang dapat kami lontarkan kepadamu selain perkataan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada engkau guruku. Terima kasih atas segala ilmu yang telah kalian salurkan kepada kami selama ini. Kini kami hanya dapat ucapkan selamat jalan dan selamat tinggal, mudah-mudahan amal kebaikanmu diterima oleh Allah SWT.”
  5. “Engkau merupakan seorang guru yang sangat berjasa, engkau sebagai penunjuk arah yang tepat dalam hidup kami, engkau juga seorang pemimpin yang berarti di hidup kami. Beribu-ribu perkataan terima kasih kami padamu rasanya tak pernah cukup. Selamat tinggal guruku, mudah-mudahan Allah senantiasa menerimamu di sisiNya dan mudah-mudahan Allah selalu menjagamu di alam sana.”

Ucapan Belasungkawa untuk Murid

  1. “Turut berduka cita atas meninggalnya (sebutkan namanya), siswa kami yang cerdas, rajin dan sholeh. Semoga orangtua diberikan ketabahan dan kemudahan dalam mengarungi hidup selanjutnya. Siswa tersebut telah mengharumkan nama sekolah dalam beberapa lomba akademis maupun non akademis. Semoga, prestasi almarhum mampu memberikan kebahagiaan kepada orang tua yang ditinggalkan. Aamiin.”
  2. “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, teleh meninggal dunia anak kami (sebutkan namanya) yang telah berjuang melawan penyakit yang diderita. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Serta semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa ikhlas dalam menerima ketentuan Allah. Aamiin ya rabbal’alamin.”

Ucapan Duka Cita Menggunakan Bahasa Jawa

  1. “Nderek belasungkawa, mugi panjenengan dipun paringi sabar dening Gusti Allah. Mugi almarhum pikantuk papan ingkang sae wonten ing ngarsanipun Gusti Allah.”

Artinya: “Turut berbelasungkawa. Semoga kamu diberikan kesabaran oleh Allah. Semoga ia berada dalam tempat terbaik di samping Allah.”

Sebenarnya masih banyak cara lain untuk mengungkapkan belasungkawa dalam bahasa Jawa. Namun yang perlu diperhatikan adalah pemilihan jenis tingkatan bahasa. Jika ingin mengungkapkan kepada yang lebih tua, gunakan kromo alus. Sedangkan jika lebih muda atau seumuran bisa menggunakan bahasa ngoko yang lebih santai.

  1. “Melu belasungkowo karo koe, (nama teman). Muga-muga almarhum Bapakmu diampuni dosane, ibu, koe, sak keluarga diparingi sabar lan kuat. Aku ndonga supaya koe ora suwe suwe sedih, amarga urip iki kudu terus mlaku.”

Artinya: “Saya turut berseih. Semoga beliau diampuni dosanya, ibu, kamu, dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan. Aku berdoa agar kamu tidak bersedih dalam waktu lama. Sebab, hidup harus terus berjalan.”

Ungkapan ini cocok untuk mengungkapkan kesedihan dan belasungkawa kepada teman dekat yang seumuran, sebab menggunakan bahasa ngoko. Contoh berikutnya, adalah ungkapan belasungkawa yang pendek dan sederhana, untuk diucapkan saat melayat.

Ucapan Turut Berduka Cita Bahasa Inggris

  1. “I am sorry to hear that, please be sure that God always is with you and you will not alone because here we are.”

Artinya: “Saya turut sedih mendengarnya. Percayalah bahwa Tuhan selalu bersamamu dan kamu tidak sendiri, karena kami ada di sini.”

  1. “I am also sorry for teha death of Mr. Fulan. May he get forgiveness from God, and be in the best place beside Him.”

Artinya: “Saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya Mr. Fulan. Semoga dosanya diampuni oleh Tuhan dan berada di tempat terbaik di sisi-Nya.”

  1. “I feel sorry about the news i heard. I wish you can be strong and understand taht your sister will not feel sick anymore. She will have a happy life besides God.”

Arinya: “Saya turut menyesal mendengar berita yang kudengar sebelumnya. Saya berharap kamu bisa lebih kuat dan memahami bahwa saudarimu tidak merasakan sakit lagi. Dia akan mendapat kehidupan yang bahagia bersama Tuhan.”

Sungguh disunnahkan bagi umat islam senantiasa mengingat kematian. Dengan mengingat kematian akan membuat kita akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Abu Darda RA berkata “Barangsiapa yang banyak mengingat kematian, maka hasadnya akan semakin sedikit dan kesenangannya akan semakin sedikit”

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Dihimpun oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke